Cinta dan Logika Dalam Berpacaran ~ PLAZA ONLY
close

Thursday, July 9, 2015

Cinta dan logika dalam berpacaran-Cinta dan logika perlu digunakan saat memilih pacar atau pasangan hidup. Pada saat jatuh cinta biasanya logika kita seperti lumpuh, segala sesuatu dipandang begitu indah bahkan berbagai kekurangan dari pasangan tak terlihat sama sekali. Cinta memang membingungkan, bahkan terkadang cinta sangat sulit untuk didefinisikan.

Cinta dan Logika Dalam Berpacaran

Sekarang patut kita pertanyakan "cinta itu pakai hati atau logika"?. Cinta dan logika dalam berpacaran, ketika kita menyetujui satu ikatan, selain rasa yang ada di dalam hati kita, fungsi logika juga harus tetap bekerja. Cinta memang mampu membutakan hati dan logika Anda yang sebelumnya bekerja dengan baik, mampu memilih dan memilah mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.

Cinta pasti membutuhkan logika!. Cinta itu anugerah Tuhan tapi jangan pernah lupakan logika. Karena logika membuat cinta itu menjadi baik di masa mendatang. Seperti logika processor, bagi Anda yang pernah belajar tentang algoritma processor tentu paham akan hal ini. Pinteran mana manusia sama komputer?. Jelas manusia, karena manusia yang membuat komputer. Saat menghitung, manusia cuma kalah cepat, kalah akurat, kalah efektif, kalah konsisten, dan salah lebih banyak daripada komputer. Lah.. Sama hal nya dengan pelukis. Lebih cantik mana antara karakter cewek yang dilukisnya dengan si pelukis itu sendiri?. Itulah kenapa tulisan ini jadi gak nyambung. Lahh...

Logika Cinta. Cinta marus menggunakan logika!. Betul?. Cinta itu sederhana. Pedekate, tembak, ditolak. Jika kita gambarkan flowchart-nya mungkin seperti gambar di bawah ini: 

Cinta dan Logika Dalam Berpacaran

Pada kondisi di atas, looping-nya bisa overload. Misalnya pada kisah asmara antara Bunga dan Jeremy seperti dalam percakapan di bawah ini.

Cinta dan Logika Dalam Berpacaran

Tuh kan..., PDKT berulang inilah yang biasanya tidak bisa membuat seseorang "Move On".

Sebaik-baiknya processor adalah otak manusia, karena dibuat langsung oleh Tuhan, yang didalamnya telah disertakan L1 dan L2 cache dengan kapasitas terbesar yang pernah diketahui manusia. Tanpa aplikasi tambahan, otak manusia mampu mengolah semua jenis data baik visual maupun audio. Bahkan saat manusia dalam keadaan hibernate sekalipun. Kesalahan manusia adalah tidak menambahkan "Handling Error" seperti pada bahasa pemrograman yang juga dibuat sendiri oleh manusia. Seperti flowchart pada gambar di bawah ini.

Cinta dan Logika Dalam Berpacaran

Dengan logika seperti pada diagram alur diatas, maka sebelum melakukan PROCESS pertama, kita bisa meng-INPUT-kan terlebih dahulu beberapa 'target', agar ketika target pertama gagal, kita bisa melanjutkan program dengan "target berikutnya" sebagai objek. Atau bahkan bisa juga langsung melakukan semua PROCESS diatas secara PARALEL. Nembak beberapa target sekaligus gitu.

Algoritma cinta sebenarnya sudah terstruktur dengan baik seperti halnya logika processor. Hanya saja Error justru disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri. Karena kontrol terbesar manusia bukan oleh otak, melainkan oleh hati. Hati tidak menggunakan logika dalam mengambil keputusan, melainkan menggunakan perasaan. Seperti kata Sherlock "Human Error".

Cinta dan Logika Dalam Berpacaran

Berbicara soal cinta, berarti berbicara soal kesetiaan. Pacaran dulu sama 1 orang (First In), udah putus (First Out) baru deh cari First Love lagi. Bayangkan jika kita menggunakan "First In Last Out". Gebetan-1 {sebagai First In} Gebetan-2 {sebagai Next-In}. Saat pacaran dengan Gebetan-1, seharusnya putus dulu dengan Gebetan-1 baru bisa pacaran lagi dengan Gebetan-2. Karena jika Gebetan-1 belum putus {First-Out} berarti Gebetan-1 dalam kondisi "Diselingkuhi". Dan ini bukan konsep "Setia" bukan?. ini adalah "Human Error". Cinta itu First In First Out.  

Cinta adalah sebentuk perasaan yang ada di dalam hati setiap manusia. Cinta itu terus berjalan dengan cara yang misterius. Namun Cinta tak boleh melebihi batas-batas logika. Sebenarnya semua hal didalam kehidupan ini akan berjalan dengan baik, seandainya kita bisa menerapkan algoritma terstruktur yang telah manusia buat dengan berbekal processor terbaik ciptaan Tuhan. 
"Cinta itu Sederhana. Kamu yang Rumit (^.^)".


Share This Article:

Menerima Jasa Pembelian Barang di Amazon

0 comments :

Post a Comment

PF plazaonly.blogspot.com | Blogger Theme by plazaonly - Suka Templates ini? | Unduh disini
If you benefit from this article, you can contribute through my bitcoin wallet 1CHf6G7ZL3PhR6vMisEHyZQMWPyQ2upuEs