Tips Kerja Keras Kerja Cerdas Kerja Ikhlas ~ PLAZA ONLY
close

Friday, April 29, 2016

Istilah "kerja cerdas vs kerja keras" dikenal dalam dunia pekerja. Tips kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas ini merupakan kombinasi kerja cerdas bukan kerja keras. Anda mungkin sering mendengar istilah "Kerja cerdas, bukan kerja keras". Bekerja keras memang sudah menjadi kewajiban setiap orang, namun kerja cerdas adalah sebuah tuntutan bagi setiap pekerja. Saat bekerja, ada 3 hal yang harus selalu Kita ingat dan Kita aplikasikan yaitu "kerja keras", "kerja cerdas" dan "kerja ikhlas". Kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas adalah cara terhadap apa yang telah Saya raih sekarang ini. Hubungan kerja keras dan kerja cerdas seperti ini jika kerja keras memakai tenaga, dan kerja cerdas memakai otak maka hubungannya antara kerja keras dan kerja cerdas adalah, jika "tidak ada kerja keras tak akan bisa terbentuk apa yang dinamakan kerja cerdas".

Tips Kerja Keras Kerja Cerdas Kerja Ikhlas

Kerja cerdas vs kerja keras ini, masih banyak yang pro dan kontra tentang "kerja cerdas bukan kerja keras". Dan jika Kita lihat dari pengertian kerja pintar/kerja cerdas ini merupakan sikap Kita dalam bekerja yang pandai memperhitungkan risiko maupun melihat peluang dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai tujuan dengan tepat. Sementara pengertian kerja keras adalah kegiatan yang Kita kerjakan secara sungguh-sungguh tanpa mengenal lelah atau berhenti sebelum target kerja Kita tercapai. "Kerja keras berarti berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil yang maksimal". Pekerja keras vs pekerja cerdas tentu sudah bisa Kita bedakan sekarang. Namun hubungannya antara kerja keras dan kerja cerdas ini baiknya Kita kombinasikan. Jika Kita hanya kerja cerdas saja, Kita akan kalah sama orang yang kerja cerdas dan kerja keras pula. Orang tua Kita mengatakan, jika Kita ingin sukses, Kita harus mau kerja keras. Tetapi, banyak para pelatih sukses yang mengatakan Kita harus kerja cerdas. "Keduanya tidak ada yang salah!". Apa yang terlintas dibenak Anda saat mendengar istilah "kerja cerdas"?. Ada yang menganggap bahwa kerja cerdas itu adalah sebuah kerja santai, kerja kantoran, kerja jadi bos, dll.

Pekerja keras vs pekerja cerdas, kerap terdengar pernyataan bahwa saat ini adalah jamannya kerja cerdas bukan lagi kerja keras. Saat ada orang yang mengatakan, "Kita hanya perlu kerja cerdas, tanpa harus kerja keras". Saya kurang setuju, tapi Saya setuju dengan kombinasi antara kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas. Walapun kerja ikhlas tidak ada hubungannya dengan berbayar (diupah). Tapi dengan kerja ikhlas akan memotivasi Kita untuk bisa kerja keras yang tentunya harus juga disertai dengan kerja cerdas. Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas merupakan empat kata ajaib yang ampuh bagi seorang entrepreneur atau pengusaha.

Dalam dunia kerja istilah "kerja cerdas vs kerja keras" sudah tidak asing lagi bagi pekerja, atau kalimat "kerja cerdas bukan kerja keras". Lalu apa hubungan kerja keras dan kerja cerdas?. Pekerja keras vs pekerja cerdas itu bisa Kita ibaratkan seperti ini, "60 persen kerja cerdas dan 40 persen kerja keras, hingga akhirnya mencapai 90 persen kerja cerdas dan hanya 10 persen saja kerja keras". Contoh kerja cerdas seperti ini, "jika sehari jam kerja Kita 8 jam, maka dalam kurun waktu 2 jam pekerjaan Kita harus selesai". Kerja keras sangat penting, namun mengetahui bagaimana caranya untuk menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu itu akan membuat perbedaan.

Contoh kerja cerdas lainnya adalah dengan "disiplin", disiplin salah satu contoh kerja cerdas bukan kerja keras. Maka disiplinlah dalam perencanaan dan manajemen, ini akhirnya akan membuat Anda bisa bekerja lebih efektif tanpa membuang-buang waktu. Kerja cerdas lebih baik daripada kerja keras, bukan ungkapan asing yang baru Kita dengar. Bagi para pekerja keras cenderung begitu saja menerima berbagai pekerjaan tanpa memikirkan bagaimana cara kerja cerdasnya menyelesaikan pekerjaan yang diterimanya. Bekerja hanya bagaimana cara menghabiskan waktu satu hari adalah salah!, yang benar adalah Kita perlu kerja keras dan juga kerja cerdas. Maka membangun kebiasaan akan membantu Anda mengetahui apa yang menjadi penting dan tidak penting dilakukan setiap hari.

Ada beberapa cara untuk bisa kerja cerdas bukan kerja keras, walapun hubungannya antara kerja keras dan kerja cerdas itu sangat erat. Tentu saja tanpa meninggalkan kerja keras, karena Kita akan tetap kalah bersaing jika hanya memilih salah satunya. Tips ini akan membantu Anda untuk bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Yuuk.., simak  tips kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas berikut ini.
1. Biasakan sebelum memulai kerja "tarik napas" dulu.
Karena dengan menarik napas panjang selama Anda bekerja akan meningkatkan konsentrasi dan produktivitas Anda dalam bekerja. "Dan ini juga baik untuk kesehatan Anda!". Apakah Anda bekerja di luar ruangan atau dalam gedung?. Jika dalam gedung, keluarlah sejenak dari meja kerja Anda untuk menimalisir keletihan mata dan menghindari pembekuan darah pada otot kaki Anda. Penelitian juga menunjukkan rehat selama 5 menit dari pekerjaan Anda cukup untuk memperbaharui fokus Anda. Ketika menjelang sore, sebelum pulang kerja ambilah istirahat sejenak. Untuk mendapat energi pada sore hari, Anda bisa ngopi sambil ngemil sehat, misalnya dengan buah bluberry atau kacang walnut. Lemak baik dan antioksidan akan membuat Anda lebih berenergi dan fokus.

2. Jadikan pekerjaan sebagai ritual kebiasaan Anda sehari-hari
Pekerjaan yang Kita lakukan setiap hari adalah "kebiasaan". Dan jika Anda bisa membangun kebiasaan sehat, Anda bisa bekerja dengan efisien, tanpa harus penderita dan melakukan usaha yang berlebihan untuk mengerjakan pekerjaan Anda. Jika Kita melakukan hal yang sama ditempat yang sama berulang-ulang, lingkungan dan kebiasaan akan membangun suasananya sendiri yang berefek efisiensi pekerjaan. Jadi, mulailah hari dengan kebiasaan Anda seperti menyatukan ide, meditasi dan berolahraga pada pagi hari, ini akan meningkatkan fokus Anda dan menyiapkan diri Anda untuk menghadapi pekerjaan.

3. Berikan batasan kepada hal yang menganggu Anda.
Pada saat Kita bekerja, bisanya akan ada saja orang yang mau menganggu Kita. Seperti keluar masuk ruangn Kita untuk mengganggu, atau ada chatting atau diskusi mengenai sesuatu hal selain masalah kantor di media sosial Kita. Maka batasilah hal-hal ini diluar jam kerja Anda kecuali jika itu adalah permasalahan darurat. Dan cek email dan sosial media di waktu tertentu saja. Karena sangatlah mudah untuk mengecek email dan akun sosial media Anda di waktu tertentu saja. Jika tidak, hal ini akan mengganggu fokus Anda dalam bekerja. Bila perlu, matikan notifikasi email dan sosial media di ponsel Anda, dan aturlah waktu untuk membuka email maupun sosial media, misalnya hanya di pagi dan sore hari saja.

4. Buat prioritas kerja Anda setiap hari.
Membuat prioritas kerja sangatlah penting. Maka sebelum memasuki hari baru, buatlah selalu perencanaan apa yang akan akan Anda lakukan esok harinya. Namun jangan membuat daftar prioritas terlalu banyak dan panjang, cukup buat tiga hal yang menjadi prioritas yang harus Anda selesaikan esok hari. Dengan membatasi prioritas ini, Anda akan lebih teratur dan tidak membuang waktu dan energi Anda dalam bekerja. "Kembangkan Manajemen Waktu Anda". Contoh kerja cerdas, cobalah untuk rajin menulis mengenai apa yang akan Anda kerjakan setiap harinya. Jika Anda malas menulis, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pada smartphone Anda untuk membantu, atau bisa juga menggukana media lain, misal papan tulis, kartu label yang berwarna-warni. Ini yang akan menjadikan Anda orang yang disiplin dan efisien dalam bekerja.

5. Atur ruang kerja Anda
Rajin mengatur tata ruang kerja, dapat memudahkan Anda dalam menyelesaika pekerjaan. Maka atur tata ruang meja kerja dan isi komputer Anda agar lebih teratur. Pastikan juga ruang kerja Anda teratur dengan sering-sering merapikan berkas, dan membersihkan ruang kerja dari berkas usang. Taruhlah berkas yang masih digunakan dalam filling cabinet atau file box. Pastikan semuanya bersih dan rapi pada sore hari sebelum Anda pulang, sehingga esok harinya Anda bisa fokus dengan prioritas kerja Anda. Dan ada baiknya Anda menggunakan ‘Label’ pada Gmail atau folder pada Outlook untuk mengatur email Anda dalam kompute kerja. Dan belajar menggunakan ‘shortcut’ ketimbang mengandalkan mouse. Kerapihan dan kebersihan ruang kerja membuat Anda lebih fokus menyelesakan pekerjaan Anda setiap hari.

Tips Kerja Keras Kerja Cerdas Kerja Ikhlas

Inilah tips kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas yang bisa Anda aplikasikan. Jamannya kerja cerdas bukan kerja keras. Lalu apa sebenarnya perbedaan antara kerja keras dengan kerja cerdas. Hubungan kerja keras dan kerja cerdas sudah sangat jelas berhubungan erat, "60 persen kerja cerdas dan 40 persen kerja keras". Kerja cerdas merupakan kombinasi dari berpikir kritis, disiplin, dan teknik agar terus mendapatkan hasil yang maksimal. Jadi stop bekerja terlalu keras, Anda hanya butuh kerja cerdas!. Kerja cerdas bukanlah hanya mengandalkan aplikasi dan software untuk mendukung pekerjaan Anda. Namun membuat diri Kita penuh dengan perhitungan matang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan adalah sebuah kerja cerdas. Dengan begitu Anda akan bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa mengorbankan waktu Anda terlalu banyak. Jadi hubungannya antara kerja keras dan kerja cerdas itu sangat erat, Kita tidak bisa hanya kerja cerdas. Namun kerja cerdas bukan kerja keras itu yang harus diupayakan. Semoga tips kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas ini dapat membantu Anda semua untuk "kerja keras kerja cerdas kerja ikhlas".



Share This Article:

Menerima Jasa Pembelian Barang di Amazon

0 comments :

Post a Comment

PF plazaonly.blogspot.com | Blogger Theme by plazaonly - Suka Templates ini? | Unduh disini
If you benefit from this article, you can contribute through my bitcoin wallet 1CHf6G7ZL3PhR6vMisEHyZQMWPyQ2upuEs